Tampilkan postingan dengan label hot guide. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hot guide. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2012

Hal-hal yang Dinilai HRD dari Jejaring Sosial Anda

Kamis, 22/12/2011 13:01 WIB
Mega Agnesty Anjasmoro - wolipop

Jakarta - Saat ini untuk mencari pekerjaan, tersedia berbagai kemudahan dengan hadirnya internet. Anda bisa melamar pekerjaan melalui website tertentu dengan hanya sekali klik. Oleh sebab itu, Departemen Ketenagakerjaan di Amerika Serikat baru-baru ini bekerjasama dengan Facebook, meluncurkan The Social Jobs Partnership, dimana Facebook menjadi induk dari beberapa situs lowongan kerja.

Sebuah survei dari Jobvite's Social Recruiting, menemukan bahwa situs jejaring sosial seperti LinkedInk, Facebook dan Twitter telah membantu proses rekrutmen karyawan. Melalui jejaring sosial, beberapa staf tenaga kerja (HRD) bisa menilai karakter kandidat karyawannya. Oleh sebab itu, Anda harus berhati-hati dalam memposting apapun dalam jejaring sosial Anda.

Enter Shanon Leight, manajer pengembangan Sumber Daya Manusia di KForce mengungkapkan ada tiga hal yang dinilai oleh HRD tentang kandidat karyawannya melalui situs jejaring sosial, seperti dilansir Business Insider.

1. Apa yang Anda Posting
"Memiliki catatan tentang nama dan pekerjaan terakhir Anda tidak cukup membuat kami tahu siapa Anda sebenarnya. Untuk itu, kami perlu melihat seperti apa Anda memanfaatkan situs jejaring sosial dan terlibat dalam diskusi, sebagai pertimbangan kami untuk melihat bagaimana cara berpikir Anda," jelas Leight.

Untuk itu, pastikan Anda membuka sebuah diskusi dalam percakapan di situs jejaring sosial tentang sebuah masalah. Jangan gunakan jejaring sosial sebagai tempat untuk menyampaikan keluhan atau ejekan terhadap orang lain.

2. Siapa yang Jadi Teman atau Follower
Ini menjelaskan tentang posisi Anda dalam sebuah dunia sosial. Siapa yang Anda tahu dalam industri tertentu memberikan penilaian tentang pemikiran, keahlian serta kemauan untuk meningkatkan kemampuan di masa mendatang.

3. Bagaimana Menampilkan Diri Anda
Imej tentang diri Anda cukup penting untuk menilai karakter Anda. Apakah pada situs jejaring sosial Anda cukup up to date dengan segala macam berita, atau Anda adalah pengguna yang pasif. Menurut Leight, sebaiknya Anda rajin mengupdate tentang pengalaman Anda dalam situs tersebut sehingga HRD akan lebih mudah menilai apakah Anda cocok untuk posisi yang dilamar atau tidak.

(hst/hst)
http://www.wolipop.com/read/2011/12/22/130154/1797541/1133/hal-hal-yang-dinilai-hrd-dari-jejaring-sosial-anda

Tips Berbusana Agar Wawancara Kerja Sukses

Jumat, 23/12/2011 12:36 WIB
Hestianingsih - wolipop
Jakarta - Saat mendapat panggilan untuk wawancara kerja, tentunya penampilan merupakan hal yang penting karena inilah imej pertama Anda. Lantas bagaimana caranya untuk tampil maksimal saat interview?

Seperti dikutip dari ehow, ada tujuh langkah yang perlu Anda ikuti demi mendapatkan tampilan terbaik saat wawancara kerja.

1. Pakai Busana Sesuai Budaya Kantor
Jika Anda tidak mengetahui busana apa yang biasanya dipakai oleh para karyawan di tempat Anda melamar, jangan takut untuk menelpon resepsionis calon kantor Anda tersebut. Hal ini membantu mengurangi risiko salah kostum. Di perusahaan konsultan dan bank, biasanya menuntut karyawannya berpenampilan rapi dengan blazer, kemeja dan celana bahan. Sementara di perusahaan kreatif seperti desain grafis, periklanan atau fashion lebih fleksibel dalam berpakaian.

2. Lokasi Kantor
Perhatikan lokasi kantor tempat Anda wawancara. Jika lokasi kantor tersebut berada dalam pertokoan atau rukan (rumah kantor) Anda bisa mengenakan busana yang sedikit santai seperti sweater dengan celana bahan. Tetapi bila kantor tersebut berada dalam gedung atau kawasan bisnis, sebaiknya kenakan stelan blazer yang konservatif.

3. Pakai Sepatu Tertutup
Sebaiknya hindari sepatu dengan ujung terbuka seperti peep-toe atau sandal. Mengenakan sepatu terbuka membuat penampilan Anda terlihat lebih santai dan tidak profesional. Kenakanlah pantofel, pump shoes atau platform. Jangan mengenakan sepatu dengan hak terlalu tinggi karena hanya akan membuat pewawancara lebih fokus pada sepatu, bukan perkataan Anda.

4. Jangan Kenakan Rok Mini atau Pakaian Terlalu Ketat
Tampilan feminin namun formal bisa Anda nyatakan dengan mengenakan rok pensil sepanjang betis. Pilih rok berbahan nylon agar memudahkan Anda beraktivitas. Anda juga bisa mengenakan celana bahan berpotongan pipa atau boot-cut. Jangan sekali-kali berpikir untuk mengenakan rok mini atau pakaian yang terlalu ketat. Ingat, Anda datang untuk wawancara kerja, bukan pesta di klub malam.

5. Cek Kerapihan Busana
Sebelum dipakai, periksa kembali pakaian Anda. Apakah ada lubang, sobekan, noda atau kusut. Jika pewawancara melihat 'cacat' pada pakaian Anda, dia akan berpikir Anda tidak serius mempersiapkan diri untuk interview. Selain itu, noda atau kusut pada pakaian menunjukkan Anda orang yang kurang teliti.

6. Aplikasikan Riasan Natural
Untuk make-up, tidak ada yang lebih baik dari hiasan natural. Singkirkan hairspray dan aksesori Anda. Anting chandelier, bangles dan kalung chunky malah memungkinkan Anda tidak mendapatkan pekerjaan impian karena dinilai terlalu berlebihan. Lebih baik, kenakan scarf bermotif untuk pilihan aksesori yang tepat.

7. Tas Elegan
Taruh sejenak tas berpotongan santai seperti oversize bag, fringe dan boho di rumah. Kenakan tas elegan atau tote bag yang sederhana untuk memaksimalkan tampilan profesional Anda.

Tips Agar Tidak Gugup Saat Memberikan Pengarahan

Senin, 26/12/2011 12:01 WIB
Dona Rema - wolipop
Jakarta - Memberikan pengarahan merupakan sebuah proses dimana selama kurang lebih sekitar setengah jam, seorang pemimpin suatu perusahaan memberikan pengarahan atau berbicara kepada karyawannya. Biasanya topik yang dibicarakan yaitu mengenai informasi yang relevan bagi karyawan dari atasannya langsung. Untuk melakukan briefing atau pengarahan, selalu dijadwalkan terlebih dahulu baik kapan dan dimananya.

Namun tak semua orang dapat memberikan pengarahan secara mudah. Seringkali kebanyakan orang merasa grogi untuk berbicara di depan umum. Seperti yang dilansir oleh ehow, terdapat tiga langkah untuk memberikan pengarahan di kantor agar tak merasa grogi.

1. Ketahui jenis briefing

Identifikasikan terlebih dahulu, apakah briefing bersifat formal atau informal. Dengan begitu Anda akan mengetahui topik pembicaraan seperti apa yang akan disampaikan. Anda juga perlu mengetahui berapa lama waktu briefing yang dijadwalkan. Sehingga bahan pembicaraan yang Anda siapkan sesuai dengan batas waktu yang telah dijadwalkan.

2. Ketahui siapa audiensnya

Ketahuilah siapa audiensnya yang akan diberikan pengarahan. Apabila Anda akan memberikan pengarahan kepada satu tim kerja Anda, maka Anda harus menyesuaikan bagaimana caranya untuk memberikan pengarahan dengan rekan kerja satu tim. Sehingga apa yang disampaikan dapat lebih enak didengar oleh teman satu tim dan tidak terlalu bossy. Jika Anda sudah mengetahui audiensnya siapa maka akan mempermudah Anda untuk menyesuaikan dengan siapa Anda akan berbicara dan Anda memberikan pengarahan kepada mereka tanpa menimbulkan perasaan grogi.

3. Ciptakan suasana yang nyaman

Buatlah suasana briefing senyaman mungkin. Anda juga perlu membuat pendengar Anda memperhatikan Anda sewaktu Anda memberikan pengarahan. Terkadang memang kerap bukanlah hal yang mudah. Dengan begitu Anda perlu memberikan sedikit unsur lelucon agar pendengar tidak merasa bosan dan suasana briefing menjadi tidak tegang.

5 Trik Mudah Dalam Menentukan Karir

Selasa, 27/12/2011 11:41 WIB
Dona Rema - wolipop
Jakarta - Saat Anda lulus kuliah, Anda mulai berpikir dan mencari karir seperti apa yang akan Anda pilih. Sebagian orang, memilih karir berdasarkan dengan jurusan kuliah yang telah diambil, namun sebagian lagi justru mengambil pekerjaan yang tidak sesuai dengan bidang yang ditekuninya semasa kuliah.

Penting bagi Anda untuk memilih karir yang sekiranya dapat membuat Anda mengembangkan ilmu yang telah dipelajari dan memiliki potensi untuk sukses dalam berkarir. Simak lima trik sederhana untuk bantu menemukan karir idaman, seperti yang dikutip dari ehow.

1. Sesuai dengan minat
Memilih karir yang sesuai dengan minat merupakan satu dari lima cara yang dapat membuat Anda sukses dalam berkarir. Biasanya jika pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan minat, pekerjaan sesulit apapun akan terasa ringan dan tidak memberatkan diri.

2. Berkonsultasi dengan konsultan karir
Masih bingung dengan minat? Konsultan karir bisa membantu menemukan kekuatan Anda. Jika Anda mau belajar dari konsultan karir dalam satu hari saja, Anda dapat menemukan bakat dan minat sehingga mampu membuat keputusan mengenai karir yang cocok untuk Anda.

3. Membuat daftar
Buatlah daftar kira-kira jalan karir seperti apa yang Anda minati. Dengan begitu dapat membuat Anda lebih mudah untuk menentukan pemilihan karir yang sesuai dengan keinginan dan minat Anda.

4. Spesifikasikan
Setelah selesai memilah-milah daftar karir yang sudah dibuat, lakukanlah penelitian pada spesifikasi karir seperti, pendidikan yang diperlukan, gaji yang kira-kira akan didapat, lokasi dan perusahaannya. Jika memungkinkan Anda bisa membicarakan hal ini kepada orang yang bekerja di perusahaan tersebut agar mendapat pemahaman lebih.

5. Mencari gambaran terlebih dahulu
Tak ada salahnya jika Anda membayangkan terlebih dahulu pekerjaan yang diingini seperti apa, karena karena disaat Anda memasuki dunia kerja, tidak akan ada yang dapat membantu Anda merasa siap untuk melakukan pekerjaan tersebut selain diri sendiri. Dengan begitu akan mempermudah Anda untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut benar-benar sesuai dengan Anda atau tidak.

Tips Menabung Agar Tidak Menjadi Beban

Rabu, 28/12/2011 13:08 WIB
Dona Rema - wolipop
Jakarta - Setiap orang memiliki penghasilan dan kewajiban keuangan yang berbeda-beda di setiap bulannya. Terkadang uang yang dihasilkan tak mencukupi kebutuhan selama sebulan penuh. Penghasilan yang didapat akhirnya tak bersisa dan Anda tidak dapat menyisihkan sedikitpun untuk ditabung.

Menabung memang jadi sesuatu yang berat untuk beberapa orang. Bagi Anda yang merasakannya, berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda menyisihkan uang tanpa merasa terbebani untuk ditabung dalam sebulan, seperti dikutip dari About.

Beberapa ahli mengatakan, sekurang-kurangnya Anda perlu menyisihkan sepuluh persen dari penghasilan Anda untuk ditabung. Akan jadi tahap awal yang baik jika Anda dapat menyisihkan uang dengan jumlah yang disarankan itu di setiap bulannya. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda dapat meningkatkan jumlah uang yang akan Anda tabung nantinya.

Ada pula cara lain yang dapat Anda ukur untuk mengetahui apakah memang Anda sudah menabung dengan benar atau belum. Jika Anda merasa sedikit ketat dalam menabung, itu pertanda bahwa Anda melakukannya dengan cukup baik. Ketat di sini berarti, Anda masih bisa menyisihkan uang untuk keperluan selama sebulan, tapi juga cukup untuk menabung.

Sebaiknya dalam mulai menabung ini jangan terburu-buru mengubah target, misalnya dari 10% setiap bulannya menjadi 20%. Tentu akan sangat sulit jika Anda mulai menabung langsung 20% dari penghasilan atau malah lebih. Namun jumlah tersebut bisa berubah seiring dengan usaha Anda untuk meningkatkannya. Ketika Anda mulai bisa mendisiplinkan diri, menyisihkan 20% dari penghasilan untuk ditabung jadi tidak akan terlalu sulit.

Setelah mulai menyimpan uang, Anda juga harus memiliki tujuan untuk apa Anda menabung. Misalnya, selama tiga sampai enam bulan ke depan, uang dari penghasilan yang Anda sisihkan yaitu untuk dana darurat. Kemudian Anda bisa menyisihkan sebagian lagi untuk sebagai biaya hidup di saat nantinya Anda sudah pensiun. Beberapa ahli mengatakan bahwa Anda harus berusaha menabung sebanyak lima belas persen saja untuk biaya hidup di kala sudah pensiun. Selebihnya Anda dapat menyisihkan uang Anda untuk liburan atau membeli rumah baru. Setelah itu mungkin sebagiannya lagi dapat Anda simpan untuk membangun kekayaan Anda.

Ketika Anda sudah tahu bagaimana caranya bisa menyisihkan uang untuk menabung dan akhirnya lepas dari utang, Anda akan terkejut dengan hasilnya. Hasil yang Anda dapat juga bisa bertambah dengan cepat jika Anda rajin menabung setiap bulan.

(rma/eny)
http://www.wolipop.com/read/2011/12/28/130832/1801361/1133/tips-menabung-agar-tidak-menjadi-beban

Ini Alasan Anda Harus Menabung

Kamis, 29/12/2011 15:16 WIB
Dona Rema - wolipop

Jakarta - Seringkali orang merasa terbebani jika harus berhemat, padahal menabung punya banyak manfaat bagi kehidupan di masa depan. Ada beberapa alasan mengapa Anda harus menyisihkan sebagian uang dari penghasilan Anda selama sebulan. Berikut tujuh alasan mengapa Anda harus menabung, seperti dilansir oleh About.

1. Simpan untuk Dana Darurat
Hal ini penting untuk menutupi biaya tak terduga. Misalnya, biaya untuk perbaikan mobil yang tiba-tiba mogok di jalan atau biaya untuk berobat rumah sakit akibat usus buntu mendadak, dan masih banyak biaya-biaya yang tak terduga lainnya. Uang yang harus Anda simpan untuk dana darurat, idealnya minimal berkisar tiga sampai enam bulan dari sebagian penghasilan Anda.

2. Simpan untuk Pensiun
Semakin cepat Anda mulai menabung untuk masa pensiun, semakin sedikit uang yang harus Anda simpan di masa depan. Sehingga Anda dapat menikmati masa-masa pensiun Anda tanpa beban.

3. Membayar Uang Muka untuk Membeli Rumah
Membeli sebuah rumah bukanlah hal yang mudah. Biasanya Anda perlu membayar uang muka terlebih dahulu sebesar 20 persen dari harga rumah seutuhnya. Jika Anda sudah menabung sejak awal dengan tujuan untuk membeli rumah, maka Anda akan mampu membayar uang muka untuk membeli rumah yang Anda inginkan secara cepat.

4. Simpan untuk Liburan
Bersenang-senang juga perlu untukrefreshing dan menikmati liburan dengan hasil jerih payah Anda selama bekerja. Namun untuk berlibur dengan nyaman, menginap di hotel yang mewah, atau jalan-jalan keluar negeri sekalipun membutuhkan biaya yang tidaklah sedikit. Anda juga perlu menabung untuk liburan dengan teman-teman atau keluarga Anda. Semakin Anda rajin menabung, semakin banyak juga uang yang Anda dapatkan untuk digunakan selama liburan.

5. Simpan untuk Membeli Mobil Baru
Untuk dapat membeli mobil baru dengan uang tunai, Anda perlu menabung terlebih dahulu dengan kurun waktu yang cukup lama. Jika uang sudah terkumpul, maka sewaktu Anda membeli mobil, Anda dapat melakukan negosiasi dengan pihak dealer. Karena biasanya bila membeli mobil baru dengan uang tunai, harga mobil tersebut bisa jauh lebih rendah.

6. Simpan untuk Sinking Fund
Sinking fund adalah dimana Anda harus menyisihkan penghasilan Anda untuk perbaikan di masa depan. Misalnya seperti biaya untuk renovasi rumah dan sebagainya. Dengan adanya perencanaan ini dapat membantu Anda untuk tidak mengambil uang dari tabungan yang lainnya.

7. Dana Pendidikan
Jika Anda lulusan sarjana, biasanya Anda mempunyai keinginan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk dapat mewujudkan keinginan Anda tersebut, maka harus menabungkan sebagian dari penghasilan Anda untuk dana pendidikan Anda. Anda juga perlu mempertimbangkan dana pendidikan untuk anak Anda ketika saatnya tiba.


4 Cara Atasi Rekan Kerja yang Mencuri Ide Anda

Jumat, 30/12/2011 15:13 WIB
Dona Rema - wolipop

Jakarta - Sikut-menyikut, seperti mencuri ide orang lain kerap terjadi di dunia kerja. Misalnya saja, saat rapat, tiba-tiba rekan kerja Anda memberikan ide yang oleh atasan dianggap sangat bagus. Padahal ide tersebut sebenarnya adalah ide yang pernah Anda ceritakan pada si rekan kerja.

Ketika hal itu dialami, sudah pasti Anda merasa kesal luar biasa. Bagaimana cara mengatasi rekan kerja yang curang seperti itu?

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan seperti dikutip dari eHow:

1. Menilai situasi

Sebelum marah, ada baiknya jika Anda mengambil langkah untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Jangan langsung protes atau mengadu ke bos bahwa ide yang dilontarkan rekan kerja tersebut milik Anda. Hal itu karena bos Anda kemungkinan tidak akan mengklarifikasikan bahwa ide tersebut memang ide Anda. Jangan bahayakan karir Anda hanya karena Anda akan dianggap sebagai tukang ngadu dan telah menciptakan ketegangan di tempat kerja.

2. Mengatur diri

Anda dapat mengatur diri dengan mengutarakan ide Anda lainnya. Tuliskan beberapa ide secara detail agar Anda ingat untuk diutarakan kepada bos saat meeting. Kalau ide Anda dicuri oleh rekan kerja, itu menunjukkan bahwa Anda orang yang kreatif yang memiliki banyak ide brilian lainnya sehingga Anda pasti memiliki sejuta ide-ide baru. Dengan melakukan hal ini juga dapat membantu atasan melihat bahwa Anda adalah pencetus ide yang akan dihargai oleh atasan.

3. Hadapi masalah

Hadapi masalah ini dengan tenang. Jadilah pribadi yang profesional sehingga Anda dapat menyelesaikannya dengan hal yang positif. Anda dapat berbicara baik-baik dengan rekan kerja tanpa harus memarahinya atau menuduhnya. Anggaplah bahwa saat itu rekan kerja sudah mewakili Anda untuk mempublikasikan ide Anda.

4. Memberikan 'hadiah'

Berikanlah 'hadiah' kepada rekan kerja yang telah mencuri ide Anda dengan mengucapkan selamat kepadanya. Hal tersebut dapat membuatnya malu dengan dirinya sendiri dan merasa menyesal. Sehingga dengan tindakan itu dapat membuat rekan kerja Anda tidak mengulangi untuk mencuri ide Anda.


10 Mitos Keliru Tentang Diet Sehat

Rabu, 28/12/2011 10:00 WIB
Hestianingsih - wolipop
Jakarta - Banyak orang gagal menurunkan berat badan atau mendapatkan bentuk tubuh ideal meskipun mereka sudah mematuhi pola diet sehat. Kenapa bisa begitu? Menurut penelitian, banyak orang yang telah mengikuti informasi diet yang salah. Oleh karena itu, Anda perlu tahu mitos-mitos tentang diet yang justru menggagalkan program diet Anda, seperti dilansir My Health News Daily dan Total Beauty.

1. Rendah Lemak = Rendah Kalori
Hanya karena produk makanan/minuman bertuliskan label rendah lemak atau bebas lemak, bukan berarti juga rendah kalori. Lemak dalam makanan low-fat biasanya diganti dengan nutrisi yang mengandung kalori seperti protein, zat tepung dan gula. Tetap perhatikan jumlah kalori dalam makanan dan olahraga teratur bila Anda ingin menurunkan bobot tubuh.

2. Makan Larut Malam Bikin Cepat Gemuk
Makan di malam hari, terutama makanan berat di atas pukul 7 memang tidak dianjurkan. Tapi bukan karena akan semakin menaikkan bobot tubuh, melainkan mengganggu sistem pencernaan. "Berat badan Anda akan naik jika asupan energi lebih besar daripada energi yang digunakan," ujar Sara Stanner, nutrisionis dan anggota British Nutrition Foundation seperti dilansir My Health News Daily.

3. Minuman Energi Lebih Sehat Dibandingkan Soda
Minuman energi mungkin mengandung banyak vitamin dan mineral. Tapi tetap saja punya kandungan gula dan kalori tinggi. Jika sudah menjalani diet sehat, tidak perlu lagi mengonsumsi minuman energi. Minuman terbaik untuk mengganti cairan setelah berolahraga adalah air putih. Atau bila Anda sangat membutuhkan cairan elektrolit, konsumsilah air kelapa hijau murni.

4. Anda Bebas Makan Apa Saja Asal Tetap Olahraga
Hanya karena sudah berolahraga di treadmill selama dua jam, bukan berarti Anda bisa bebas melahap apapun yang Anda mau. Tetap perhatikan asupan makanan Anda. Jangan berlebihan, juga jangan kekurangan. "Asupan energi harus sesuai dengan energi yang dikeluarkan bila Anda tidak ingin berat badan bertambah," tutur Sara lagi.

5. Sarapan Porsi Besar Bantu Redam Nafsu Makan
Sarapan dengan makanan yang lebih ringan seperti roti gandum, omelet atau sereal justru lebih baik. Sebanyak apapun porsi yang dimakan saat sarapan, tubuh akan kembali merasa lapar di siang hari. Akibatnya, kita akan tetap makan dengan porsi biasa saat makan siang dan menyisakan energi tak berguna yang diasup ke tubuh saat sarapan tadi pagi.

6. Jangan Makan Daging Merah Saat Diet
Dalam jumlah konsumsi yang benar, daging merah seperti sapi atau kambing sebenarnya merupakan sumber protein dan zat besi yang baik. Namun ada yang harus Anda perhatikan saat mengonsumsinya. Pilih bagian daging seperti sirloin atau daerah dekat tulang rusuk yang diiris tipis, dan singkirkan lemak-lemaknya.

7. Tubuh Gemuk adalah Keturunan dan Tak Bisa Diubah
Manusia memang mewariskan gen atau bentuk tubuh dari orang tuanya. Tapi bukan berarti bila ayah atau ibu Anda gemuk, maka Anda tidak bisa memiliki tubuh ideal. Berusahalah dengan disiplin berdiet dan olahraga teratur. Bila dilakukan rutin dan terus menerus, Anda pun akan mendapatkan tubuh idaman.

8. Daging Putih Lebih Rendah Lemak
Makan daging ayam dianggap lebih sehat, tetapi daging ayam akan membuat lebih gemuk daripada daging merah (daging sapi atau kambing). Sirloin steak memiliki sedikitnya 5 gr lemak per 100 gr, sedangkan paha ayam dapat memiliki hingga 9 gr per 100 gr.

9. Telur Berisiko Tingkatkan Kolesterol
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Surrey, menemukan bahwa setelah diet dengan makan dua telur sehari selama 12 minggu, tidak ada subjek tes yang meningkat kadar kolesterolnya. Dan selain rendah kalori (75 kalori dalam sebutir telur rebus), telur juga mengandung vitamin D, vitamin B-12 dan nutrisi lainnya.

10. Sayuran Mentah Lebih Baik
Ada anggapan bahwa semakin lama memasak sayuran, maka akan lebih banyak nutrisi yang terbuang. Tapi itu belum tentu benar. Contohnya adalah wortel. Ketika wortel dimasak, kerusakan pada sel menghasilkan tiga kali lebih banyak beta-karoten (antioksidan yang membantu melindungi kulit).

4 Cara Membuat Perencanaan Kerja

Senin, 02/01/2012 17:08 WIB
Dona Rema - wolipop
Jakarta - Membuat perencanaan sebelum Anda melaksanakan pekerjaan, akan membantu Anda mendapatkan hasil yang lebih cepat dan efisien. Ketika membuat perencanaan kerja, Anda dituntut untuk spesifik dan lebih detail menuliskan apa saja yang harus dilakukan.

Agar lebih jelas dan terorganisir, Anda patut menuliskannya dengan menggunakan format yang rapih sehingga satu tim kerja Anda akan lebih mudah mengerti. Seperti yang dikutip dari eHow, berikut empat cara membuat perencanaan kerja yang baik.

1. Tentukan Target
Tentukan tujuan dari keseluruhan pekerjaan yang akan dilakukan. Anda dapat menuliskannya di komputer atau buku catatan secara terperinci, dengan begitu akan menjadi lebih terorganisir dan rapi. Misalnya, Anda akan melakukan pekerjaan seperti membuat suatu acara, tuliskan terlebih dahulu acara seperti apa yang akan Anda buat. Sehingga nantinya pada saat rapat, tim kerja lainnya dapat membantu Anda untuk menuangkan ide sesuai keinginan.

2. Memilih Pemimpin Tim Kerja yang Tepat
Terkadang keputusan dari pemimpin tim kerja tidak dapat dibantah. Hal ini dapat mempersulit Anda dan tim kerja lainnya mencapai tujuan dari rencana kerja yang sudah ditentukan. Oleh karena itu, jangan sampai Anda dan tim kerja salah memilih pemimpin.

3. Tentukan Tugas, Anggaran dan Waktu
Dalam membuat perencanaan kerja, Anda harus menentukan langkah demi langkah dan tugas apa saja yang harus dilakukan dan diselesaikan. Tentukan pula berapa anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rencana kerja Anda. Perkirakan juga waktu untuk setiap tugasnya agar dapat menjadi acuan untuk dapat diselesaikan dengan cepat.

4. Atur Secara Logis
Aturlah tugas untuk masing-masing orang dalam satu tim kerja secara logis. Fokuskan setiap tugas pada orang yang mampu dan memang cocok dengan jenis pekerjaan yang diberikan. Setelah masing-masing sudah mendapatkan tugasnya, hasil dari perencanaan kerja yang sudah dibuat pasti akan terlaksana sesuai tujuan yang ingin dicapai.


Tips Jadi Pemimpin yang Handal di 2012

Rabu, 04/01/2012 17:13 WIB
Dona Rema - wolipop

Jakarta - Menjadi pemimpin yang handal dan disenangi anak buah tentu bukanlah hal yang mudah. Tanggung jawab yang berat dan banyak, terkadang membuat Anda sulit untuk menjalankannya.

Memasuki tahun 2012 ini, sebagian orang pasti memiliki resolusi untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Seperti yang dikutip dari Forbes, terdapat lima kunci utama yang harus diprioritaskan jika Anda ingin menjadi seorang pemimpin yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Berikut lima tips menjadi pemimpin yang handal di tahun 2012.

1. Keluarga
Jadikanlah keluarga sebagai prioritas utama karena dibalik kesuksesan seorang pemimpin ada dukungan keluarga. Jadi, jika ditahun-tahun sebelumnya Anda sering mengabaikan keluarga, ada baiknya jika segera memperbaiki hal tersebut. Pastikan Anda memiliki banyak waktu luang untuk keluarga karena bagaimana pun juga keluarga merupakan harta yang paling berharga dan tak akan tergantikan.

2. Membuat perencanaan dan waktu cadangan
Seorang pemimpin harus memiliki sifat profesionalisme yang tinggi, misalnya kemampuan perencanaan yang baik, rajin mengevaluasi, dan mengkoordinasi bawahan dan tim kerjanya dengan baik. Kebanyakan seorang pemimpin selalu merencanakan hal-hal yang berkaitan ke arah masa depan. Mereka selalu memiliki waktu cadangan untuk diisi dengan kegiatan yang tak terduga, seperti rapat mendadak, bertemu klien, dan sebagainya. Anda juga perlu memiliki waktu untuk mengikuti seminar kepemimpinan agar kompetensi Anda sebagai seorang pemimpin juga terasah dengan baik. Dengan begitu, Anda dapat menjadi role model yang baik bagi bawahan dan rekan kerja.

3. Jadilah seorang pendengar
Sebagai seorang pemimpin, memberikan arahan dan motivasi kepada bawahan adalah kewajiban. Namun, pemimpin yang baik hendaknya juga memberikan peluang untuk bawahan maupun tim kerja lainnya untuk berbicara. Anda perlu bersifat terbuka dan menjadi seorang pendengar untuk menerima masukan. Intinya, bukan Anda saja yang harus dimengerti oleh bawahan dan tim kerja, Anda juga harus berusaha menjalin dialog yang intens agar dapat mengerti mereka.

4. Rendah hati
Pempimpin yang baik bersedia mengorbankan egonya, tidak emosional dan tidak mudah marah. Sebagai pemimpin harus dapat bersikap rendah hati. Jangan sampai Anda memandang rendah dan meremehkan orang yang Anda pimpin. Mau menerima ide-ide yang diberikan oleh bawahan atau tim kerja Anda, merupakan hal yang menunjukkan bahwa Anda juga menghormati dan menghargai mereka.

5. Membina komunikasi dua arah
Didalam kepemimpinan bukan hanya tentang Anda namun juga tentang mereka yang Anda pimpin. Pemimpin yang cerdas dapat membina komunikasi dua arah dengan mereka sebagai yang dipimpin. Penting juga bagi Anda untuk berbagi pengalaman dengan bawahan maupun tim kerja. Karena dengan berbagi pengalaman, Anda bisa saling lebih mengenal satu sama lain.