Tampilkan postingan dengan label huntnews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label huntnews. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 September 2016

5 Kesalahan Orangtua yang Membuat Anak Jadi Nakal

Tabloid Nakita 16 Sep. 2016 17:00

Tidak memberi contoh menjadi penyebab anak nakal yang kerap Mama lakukan

Tabloid-Nakita.com – Anak memang cenderung memiliki perilaku buruk seperti rewel, nakal dan kerap kali membangkang. Sebenarnya tak masalah jika membiarkan anak aktif, namun Mama perlu memberikan pengertian bahwa ia tidak bisa bersikap sesuka hatinya. Ternyata, ada banyak hal yang kerap Mama lakukan dan menjadi penyebab anak nakal. Jangan sampai Mama mengulangi hal-hal ini ya.

Baca juga: Anak suka menjahili teman? Atasi dengan cara berikut ini

1.Langsung bereaksi

Langkah pertama yang perlu Mama lakukan yakni tidak langsung bereaksi saat anak melakukan sesuatu yang buruk. Selama ini banyak orangtua yang cenderung langsung bereaksi dan biasanya reaksinya negatif seperti marah. Padahal perilaku buruk anak biasanya hanya caranya untuk mencari perhatian. Dengan tetap tenang dan diam, ia akan merasa bahwa dengan diam ia akan menyelesaikan masalahnya. Jadi, berikan contoh yang baik untuk si kecil.

2.Memberi label pada anak

Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan oleh orangtua adalah memberikan label. Mama kerap menganggap anak memiliki kebiasan buruk misalnya anak cengeng atau anak nakal. Nada positif dan dorongan positif akan membantunya untuk mengusir perilaku buruk tersebut. Saat anak melakukan hal yang nakal misalnya membuat kamar berantakan, Mama perlu mendorongnya untuk bisa membereskan sendiri.

Baca juga: Benarkah anak nakal itu cerdas?

3.Tidak menjadi contoh

Jika Mama ingin punya anak berperilaku baik, tentu Mama perlu memberikan gambaran pada si kecil bagaimana caranya bersikap dengan baik. Di usia 4 hingga 5 tahun, anak masih belum memahami mana yang baik dan tidak. Jadi, ketika ada sesuatu yang terjadi buatlah hal yang seharusnya dilakukan oleh si kecil. Misalnya saat Mama marah, jangan sering memberikan contoh buruk seperti berkata kasar. Hal ini akan membuat anak mengikuti kebiasaan marah-marah tersebut.

4.Tidak memedulikan perasaan anak

Anak berperilaku buruk disebabkan oleh banyak hal. Bisa jadi ada hal yang tidak bisa anak ungkapkan sehingga membuat ia cenderung melampiaskannya dengan hal buruk. Untuk itu, ada baiknya Mama sedikit terbuka terhadap perasaan anak. Mama perlu memahami apa yang anak rasakan dan membantunya menyelesaikan masalah yang ia alami.

Baca juga: Ini perilaku sederhana yang dapat menyebabkan anak menjadi nakal

5.Tidak konsisten dengan aturan

Biasanya Mama akan membuat aturan umum seperti batas menonton televisi. Anak akan berperilaku lebih baik jika ia mengalami hal ini secara konsisten. Jangan sampai aturan dapat berubah-ubah dan membuat anak merasa bahwa melanggar aturan adalah hal yang sah-sah aja. Kebiasaan ini sangat rentan menjadi penyebab anak nakal.

Sabtu, 10 September 2016

5 Alasan untuk tidak menolak nikmatnya berpelukan

Merdeka 9 Sep. 2016 20:00

Tidak suka berpelukan? Mengapa? Tidak suka dipeluk karena merasa canggung, atau bahkan kepanasan? Anda salah besar.

Lain kali jika pasangan Anda menolak untuk berpelukan dengan alasan kepanasan, butuh ruang, atau sedang tidak santai, sampaikan bahwa dia akan merugi. Sebuah pelukan ternyata banyak memberi manfaat ketimbang tatapan mata.

Bahkan, duduk rapat berdampingan ternyata memberikan dampak kesehatan yang kita semua perlu tahu. Inilah lima manfaat pentingnya sebuah pelukan bagi pasangan kita.

1. Rasanya menyenangkan

Berpelukan atau bahkan berdekatan, dapat melepaskan hormon oksitosin yang dikenal juga dengan hormon yang melepas perasaan senang. Hal ini menyebabkan kita merasa bahagia, serta terbukti menyehatkan.

Berpelukan juga melepaskan hormon endorphin, yaitu senyawa kimia yang dilepaskan setelah berolahraga atau makan cokelat, yang berkontribusi terhadap perasaan puas.

2. Membuatmu merasa seksi

Keuntungan paling nyata dari berpelukan adalah semakin dekat dengan pasangan secara fisik. Berpelukan memang bisa membuat rileks dan memunculkan perasaan bahagia, namun ada benefit kimiawi yang lebih dari itu. Ada pelepasan dopamin, sebuah hormon yang melepaskan peningkatan keinginan untuk bercinta. Tentu kita akan merasa lebih seksi dengan adanya hal tersebut.

3. Mengurangi stres dan menurunkan tekanan darah

Dalam kaitannya dengan kesehatan dan manajemen stres, sudah terbukti bagaimana kontak secara fisik dengan orang lain dapat membantu mengurangi stres. Berpelukan, berciuman, atau kegiatan fisik yang bersentuhan lainnya meningkatkan level oksitosin, yang juga berguna sebagai hormon 'ikatan.' Reaksi kimiawi ini bisa membantu mengurangi tekanan darah, yang bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan juga mengurangi stres dan rasa cemas.

4. Mengikat Ibu dengan bayinya

Berpelukan sehat untuk manusia karena faktor nyata berupa keterikatan emosi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hormon oksitosin adalah neruropeptida yang sangat erat berhubungan dengan kelahiran bayi dan menyusui. Hormon ini mempunyai peranan secara biologis dalam hal ikatan antara ibu dan bayinya.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa wanita yang tumbuh dengan perasaan keterikatan yang tidak nyaman, akan lebih sukar membentuk ikatan yang aman dengan anak, ataupun dengan pasangannya. Jadi sangat menyehatkan jika kita ingin memulai kedekatan secara emosional, kita mulai dengan berpelukan.

5. Membantu komunikasi lebih baik

Salah satu manfaat terbaik dari berpelukan dan sentuhan non-erotis lainnya adalah membantu masalah komunikasi. Tentunya sudah kita ketahui bahwa memeluk merupakan cara mengatakan 'Aku mengerti kok apa yang kamu rasakan.'

Pelukan membiarkan perasaan kita diketahui oleh pasangan di mana kata-kata kadang tidak mampu menjelaskan. Jadi, akan lebih baik jika kita mengerti bahwa pelukan adalah bentuk komunikasi yang bisa membantu kalian dan pasangan, memiliki hubungan yang lebih kaya dari sebelumnya.

Selasa, 02 Agustus 2016

Kepesatan Karier Bertumpu pada 3 Hal Berikut Ini


Mar 04, 2016, 10:00 WIB liputan6

Liputan6.com, Jakarta Bekerja selama bertahun-tahun namun belum menemukan formula tepat untuk meniti karier? Anda belum merasa puas dengan pencapaian karier hingga saat ini? Jika situasi seperti ini terus terjadi, Anda akan menyesal saat usia Anda tidak muda lagi. Hal ini hanya akan menjadi penyesalan karena Anda terlalu lama berdiam dini di zona nyaman. Dilansir dari situs Fortune, Kamis (3/3/2016), berikut tips untuk kemajuan karier Anda.

Baca Juga

4 Pekerjaan Paling Dicari di Laman Karir.com
Ini yang Akan Terjadi Ketika Teman Berubah Jadi Bos Anda
9 Keterampilan Baru ini Dapat Dipelajari Hanya Dalam 6 Bulan
Tips Bikin Atasan Tersenyum di Hari Pertama Bekerja
1. Siapkan diri Anda pada kemungkinan terburuk

Asah mental berjuang Anda. Anda dapat menanyakan kepada diri Anda, bagaimana jika Anda kehilangan pekerjaan yang Anda jalani sekarang. Kemudian catatlah langkah-langkah Anda ke depannya setelah itu. Hal ini akan membantu Anda jika kejadian ini benar-benar terjadi. Dengan begitu Anda sudah mempersiapkan diri terlebih dahulu, sehingga Anda tidak akan bingung harus memulai dari mana. Namun, tidak semua hal dapat berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan. Anda dapat membuat plan B jika plan A Anda ternyata gagal.

2. Jangan membuat alasan

Jika Anda memberikan sebuah alasan atas segala sesuatu yang terjadi pada pekerjaan Anda, itu hanya akan membuat Anda tidak menyadari kesalahan dan tanggung jawab Anda. Dari pada Anda membuat alasan, lebih baik Anda mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kemudian lakukan perubahan pada cara bekerja, agar Anda tidak mengulang kesalahan dua kali.

3. Keluar dari zona nyaman

Keluarlah dari zona nyaman Anda. Menurut survei dari salah satu Universitas di Inggris, otak manusia selalu menginginkan sesuatu yang baru. Jadi, lakukan sesuatu yang berbeda dari kebiasaan Anda dan lihatlah perubahan yang akan terjadi pada diri Anda. Cobalah untuk melakukan hal baru dengan tetap menggunakan kreatifitas Anda dan buatlah keputusan yang tepat untuk karier Anda. Semoga Berhasil.

5 Cara agar Betah di Pekerjaan Baru Anda


Agu 02, 2016, 10:09 WIB liputan6

Liputan6.com, Jakarta - Bagi Anda yang baru bekerja, tentunya hal yang paling sulit dilakukan adalah merasa betah di pekerjaan tersebut. Terlebih bagi Anda para lulusan baru, tentunya suasana perkuliahan atau sekolah akan sangat berbeda ketika Anda mulai memasuki dunia kerja.

Agar tetap bertahan di pekerjaan baru Anda, Anda perlu mempersiapkan diri dengan baik. Mengutip dari Mind Tools, berikut 5 cara agar betah di pekerjaan baru Anda:

1. Pahami tujuan Anda

Jika Anda tidak memiliki motivasi dan tujuan yang jelas, Anda mungkin tidak akan bertahan lama di pekerjaan saat ini. Anda harus paham benar tentang pekerjaan, serta tujuan Anda hingga 6-12 bulan ke depan.

Hal ini tidak hanya membuat Anda bertahan di pekerjaan baru Anda, tetapi Anda juga akan memiliki arahan untuk berkembang.

2. Jangan malu bertanya

Pekerjaan Anda akan terasa semakin sulit jika Anda mengerjakannya tanpa arahan dari orang-orang yang sudah berpengalaman.

Anda hanya akan membuang-buang waktu jika berusaha mencari solusi dari permasalahan tugas Anda sendirian. Jangan malu bertanya kepada bos dan rekan kerja Anda ketika Anda butuh mereka.

3. Buat zona nyaman Anda

Banyak orang merasa kewalahan ketika baru bekerja dengan suatu perusahaan. Seitp hal terasa berbeda, dan seringkali perubahan drastis tersebut memicu stres pada diri Anda.

Untuk mengatasi hal ini, Anda harus menciptakan zona nyaman bagi diri Anda sendiri. Anda dapat memulainya dengan bercengkerama dengan rekan-rekan kerja pada jam istirahat.

4. Jangan mudah tersinggung

Jika rekan kerja Anda bersikap tidak baik pada diri Anda, Anda sebaiknya tidak mudah tersinggung. Anda harus mengingat bahwa posisi Anda saat ini mungkin saja dulunya dipegang oleh teman dari rekan kerja Anda tersebut. Anda butuh waktu untuk membangun kepercayaan, terlebih dengan rekan kerja Anda yang baru.

5. Fokus bekerja

Satu hal terpenting yang bisa membuat Anda bertahan di pekerjaan baru Anda adalah fokus bekerja. Jangan pedulikan perkataan orang lain tentang pekerjaan Anda.

Anda juga tidak boleh iri dengan pekerjaan-pekerjaan teman-teman Anda yang lebih menyenangkan. Fokus pada apa yang harus Anda kerjakan sekarang, dan lupakan bagaimana pekerjaan Anda di masa lalu. (Aldo Lim/Ndw)

Rabu, 20 Juli 2016

Mau Sukses? Jawab Dulu 4 Pertanyaan Ini

Jul 20, 2016, 09:49 WIB liputan6

Liputan6.com, Jakarta - Sukses merupakan impian banyak orang. Setiap orang pasti memiliki mimpi besarnya tersendiri untuk bisa meraih cita-citanya dalam hidup. Banyak cara yang dapat dilakukan orang agar mampu sukses.

Namun bukan berarti sukses tersebut dapat digapai dengan mudah. Perlu kerja keras dan usaha sungguh-sungguh agar apa yang diimpikan bisa menjadi nyata.

Sukses biasanya dipengaruhi dengan kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari. Persepsi yang Anda pikirkan juga berpengaruh pada kesuksesan yang akan digapai.

Berikut empat pertanyaan yang dapat membantu Anda merubah persepsi yang dipikirkan seperti dilansir dari Inc.com, Rabu (20/7/2016)

1. Apa arti sukses untuk saya?

Sebelum bisa menentukan langkah yang bisa diambil untuk sukses, Anda harus tahu lebih dulu apa arti kesuksesan untuk diri Anda. Apakah sukses bisa dikatakan memiliki uang yang banyak, atau itu berarti bisa bermanfaat bagi orang lain.

Banyak orang yang terjebak dengan persepsi sukses yang ada di masyarakat. Padahal, setiap orang memiliki kemampuan uniknya masing-masing. Hal tersebut pun bisa berpengaruh pada pencapaian sukses yang berbeda-beda.

2. Apa yang Anda lakukan hari ini yang dapat membantu mewujudkan sukses?

Sukses dimulai dari melakukan hal kecil. Setiap hal yang Anda lakukan setiap hari dapat memberikan efek bagi diri dalam menggapai sukses. Coba telisik kembali kegiatan Anda pada hari ini. Adakah diantaranya yang bisa berkontribusi pada kesuksesan?

3. Apa versi terbaik diri saya?

Setiap orang diberikan kemampuan uniknya masing-masing. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mewujudkan apa yang diinginkan. Satu hal yang harus dilakukan adalah dengan menjadi versi terbaik dari diri Anda sendiri.

4. Apa hal baik yang terjadi hari ini?

Orang sukses tidak pernah lupa untuk bersyukur. Selalu mensyukuri apa yang terjadi dalam hidup dapat membuat Anda merasa lebih baik setiap harinya. Hal ini juga dapat menjadikan Anda sebagai pribadi yang lebih baik. (Vna/Ndw)

Selasa, 19 Juli 2016

7 Cara Pintar Membangun Relasi ala CEO


Jul 19, 2016, 12:16 WIB liputan6

Liputan6.com, Jakarta - Mantan CEO Astra BMW, Johannes Indra Tjuatja, memulai kariernya dari posisi salesman paling junior. Saat mengisi sesi pelatihan bagi para sales consultant di BMW Training Center di Serpong, beliau membagikan kiat suksesnya dalam berjejaring atau networking, yang menjadi salah satu faktor yang menghantarnya pada keberhasilan.

Berikut tips sukses berjejaring Johannes Indra Tjuatja dan pengalaman saya selama berkarier di BMW seperti dikutip dari Karir.com:

Selalu bawa kartu nama

“Seorang salesperson yang baik selalu membawa kartu nama ke manapun mereka pergi,” begitu kata Johannes membuka diskusi tentang pentingnya berjejaring atau networking hari itu. “Jangan mengaku sebagai salesperson kalau di kantong tidak ada kartu nama,” tambahnya.

Orang membeli karena referensi

Ketika masih berkarier di BMW, saya menerapkan sistem CRM (Customer Relationship Management) yang cukup komprehensif dan bisa melacak sumber penjualan. Ternyata, hampir 70 persen penjualan BMW waktu itu berasal dari referensi.
Temuan ini didukung laporan AGB Nielsen Media Research yang menyatakan sekitar 86 persen pembelian sebuah produk atau brand sangat dipengaruhi oleh referensi.

Beri layanan ekstra

Karena referensi didapat dari network, jika memiliki jejaring dan kredibilitas yang bagus, maka sukses berkarir akan lebih mudah diraih. Misal Anda berhasil menjual satu unit BMW kepada seorang pelanggan, karena Anda mengerti betul pentingnya networking, Anda memberikan layanan ekstra yang sifatnya di luar tanggung jawab Anda.

Misalnya, dengan mengingatkan jadwal servis berkala, perpanjangan STNK, membantu jika ada keluhan, bahkan keadaan emergensi. Dengan begitu, Anda bahkan tidak perlu meminta referensi. Dengan sendirinya mereka akan mereferensikan Anda kepada teman, keluarga, atau kolega.

“Dino, ini abang saya kayanya mau beli BMW juga. Kamu teleponlah dia,” kata salah satu pelanggan saya waktu itu.

Berkomunitas sesuai hobi

Manusia memang makhluk sosial yang secara alami senang berinteraksi dan berkumpul dengan yang berhobi atau memiliki kesukaan yang sama. Banyak sekali komunitas yang terbentuk berdasarkan kesamaan tersebut, mulai dari komunitas mobil, motor, hingga kuliner.

Sepuluh tahun terakhir, dunia online diramaikan oleh berbagai media sosial, dan banyak komunitas (baik online maupun offline) yang berawal dan terbentuk berkat media sosial.

Sewaktu saya SD, dengan sedikit agak terpaksa saya menyukai golf karena ajakan ayah saya. “Apa bagusnya olah raga ini? Jalan… mukul… jalan… mukul,” pikir saya.

Ternyata lebih dari itu, golf adalah sarana networking kelas atas, dan saya merasakan benar manfaatnya ketika harus membangun network dengan relasi dan konsumen BMW.

Bergabung dengan portal untuk profesional

Bagi yang baru saja lulus, cara paling mudah menemukan atau membuka network untuk karier ke depan Anda adalah dengan bergabung dengan portal-portal yang ditujukan bagi para profesional, seperti Karir.com.


Menjalin hubungan baik dengan almamater

Jangan lupa membina hubungan baik dengan career center kampus tempat Anda bernaung. Mereka dapat menghubungkan Anda dengan para alumni yang sudah memiliki jabatan mentereng dan menghubungkan Anda dengan perusahaan-perusahaan. Kampus dan alumni tentu akan membantu adik angkatan satu almamater.

Membangun relasi dengan head hunter

Bagi Anda yang sudah berpengalaman, bisa juga membangun relasi dengan head hunter atau executive search.

Penulis

Dino Martin

CEO Karir.com

Senin, 18 Juli 2016

4 Hal yang Bikin Suami Betah di Rumah


Okt 25, 2015, 17:00 WIB liputan6

Liputan6.com, Jakarta Desain rumah tidak selalu berbicara tentang keindahan. Selain itu Anda juga perlu untuk mempertimbangkan faktor kebutuhan. Terlebih bagi Anda para ibu, dapat menata interior rumah Anda berdasarkan hal-hal yang dibutuhkan oleh suami.

Melansir dari Elledecor, Kamis (22/10/2015), berikut hal-hal yang biasanya dibutuhkan para lelaki untuk Ada dirumah. Nah, untuk para ibu bisa mencontek tips berikut ini agar suami Anda betah di rumah.

Tempat Duduk Nyaman untuk Makan

Tempat duduk yang nyaman disini bukan seperti coffee table, namun tempat yang nyaman untuk makan yang dan minum. Anda bisa memberikan sofa besar yang nyaman di ruang keluarga sebagai tempat lelaki menghabiskan waktu mereka di rumah.

Lemari yang Luas

Pada ruangan kamar, Anda dapat menambahkan lemari untuk lelaki. Lelaki pada umumnya suka mengoleksi benda yang berbeda dengan wanita. Laki-laki suka mengoleksi jam tangan, ikat pinggang, sepatu dan buku. Sehingga Anda membutuhkan area khusus untuk mereka menaruh benda-benda kesayangnnya.

Meja Kerja

Jika Anda menyediakan meja kerja di rumah, bukan berarti kaum laki-laki akan selalu bekerja sepanjang hari di rumah. Ini hanya furnitur yang mereka butuhkan sehingga dapat mengingat pekerjaan apa yang belum mereka selesaikan. Selain itu meja ini juga mereka gunakan untuk menyimpan dokumen rahasia yang tidak aman untuk disimpan di kantor.

Tempat Tidur Putih

Laki-laki menyukai segala sesuatu yang bersih, begitu juga halnya dengan dekorasi kamar. Jika Anda menginginkan suami Anda betah di rumah, menata kamar dengan nuansa putih adalah cara yang dapat dilakukan. Gunakalah seprai berwarna putih pada tempat tidur Anda. Lengkapi dengan bantal putih dan bedcover dengan warna yang sama. Selain itu jika Anda masih ingin melakukan hal yang lebih pada dekorasi kamar Anda, ubahlah warna cat dinding dengan warna putih, namun dapat dikombinasikan dengan warna netral seperti abu-abu dan coklat. (Mit/Ibo))

Kamis, 16 Juni 2016

5 Cara Naik Jabatan Tanpa Harus Minta ke Bos Anda

Liputan6.com, Jakarta - Naik jabatan merupakan keinginan setiap pegawai. Akan tetapi hal ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Selain harus bekerja keras, Anda pun terkadang harus mengeluarkan jurus tertentu agar bos bisa tertarik dengan usaha yang selama ini dilakukan.

Namun jangan khawatir, Anda tetap mampu mewujudkan keinginan untuk naik jabatan dengan lima langkah mudah ini. Apa saja? Berikut ulasannya mengutip themuse.com, Rabu (24/2/2016):

1. Konsisten melakukan pekerjaan lebih baik

Melampaui ekspektasi yang diharapkan atasan merupakan langkah awal yang dapat Anda lakukan. Namun ini saja tidaklah cukup. Coba lakukan pekerjaan tambahan di waktu orang-orang tidak melakukannya.

2.Berkeinginan besar untuk belajar, bukan mencari status

Atasan akan lebih menghargai pegawai yang selalu memiliki keinginan untuk berkembang lebih baik. Kemampuan ini dapat dinilai dari keinginannya yang besar untuk terus belajar dan tidak takut dalam menghadapi masalah.

Pegawai yang hanya mengejar status yang tinggi dibanding mereka yang terus menerus ingin belajar malah akan memberi kesan negatif tersendiri.

3. Terus menerus memperbaiki diri

Sudah pasti banyak pelajaran yang dapat Anda manfaatkan dari perjalanan karir Anda kini. Manfaatkanlah pelajaran tersebut untuk terus menerus memperbaiki diri dan berkembang ke arah yang lebih baik.

Saat Anda mampu untuk memanfaatkan hal ini dengan baik, maka Anda pun akan sampai ke level pekerjaan yang lebih baik. Disinilah nantinya atasan Anda akan mulai tertarik dengan usaha keras yang sudah dilakukan.

1 of 2
Selanjutnya

Cara-cara ini ampuh untuk mengatasi kebosanan di kantor.
4. Incar proyek jangka panjang

Pekerjaan yang membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan pastinya memiliki struktur yang lebih kompleks. Dengan berkontribusi untuk menjalankan diri Anda di proyek macam ini maka nantinya Anda pun dapat belajar lebih banyak.

Satu hal yang perlu diingat adalah, Anda pastinya ingin untuk bisa berkembang lebih baik setiap hari. Terbiasa untuk mengurus pekerjaan seperti ini secara tidak langsung akan meningkatkan kemampuan Anda nantinya.

5. Biasakan bekerja dalam tim

Posisi menengah dalam sebuah perusahaan biasanya akan mengharuskan Anda untuk dapat bekerja dalam tim. Demi mampu mencapai target tertentu, dibutuhkan kolaborasi yang hebat antara anggota tim.

Cobalah untuk mengeluarkan kemampuan terbaik Anda agar nantinya tim Anda mampu mencapai hasil maksimal. Selain itu, dengan memunculkan potensi besar dalam diri maka secara tidak langsung dapat mempengaruhi rekan kerja lain untuk bekerja lebih baik. (Vna/Ndw)

Ingin Jadi Pemimpin Hebat, Gunakan 8 Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi pemimpin yang bisa membuat karyawan semangat bekerja, merupakan suatu prestasi yang bagus.

Selain membangun kinerja yang baik, menjadi pemimpin yang menginspirasi juga bisa membangun relasi yang baik antara Anda dengan pegawai. 

Melansir Michaelpage.co.id, Rabu (23/3/2016), berikut adalah 8 cara yang harus Anda lakukan agar menjadi bos yang menginspirasi. Apa saja?

1. Tulus

Pikirkanlah lagi, Anda berada dalam posisi dengan pemilik kekuasaan tertinggi. Jelas Anda harus memproyeksikan citra sempurna. Namun kesempurnaan menurut Anda, belum tentu dianggap hal yang sah untuk beberapa orang.

Sementara itu Anda tidak bisa memaksakan setiap orang bisa memahami. Oleh karena itu, bersikap lah tulus pada karyawan dan jadi apa adanya.

Bagaimanapun sikap buruk Anda, bila bersikap tulus, maka akan timbul koneksi pribadi yang akan membuat karyawan mengakui Anda.

2. Dengar dan belajar

Pastikan Anda meluangkan waktu untuk menjalin hubungan dengan tim. Lakukan upaya agar Anda mendengarkan setiap masalah yang dimiliki setiap individu.

Banyak orang menyukai pemimpin yang peduli pada karyawannya. Dengan begitu mereka akan merasa dihargai sehingga melakukan pekerjaan dengan lebih baik.

Untuk memberikan bimbingan pada karyawan Anda, lupakan segala teknologi. Sebaliknya, lakukan tutor dengan bertatap mata.

3. Beri dan terima saran

Ini adalah salah satu faktor yang penting karena tanpa umpan balik, Anda akan mengalami gangguan komunikasi. Biarkan anggota tim mengetahui bagaimana kinerja mereka dengan cara yang jujur dan membangun.

Orang umumnya bersedia menerima dan bertindak atas umpan balik yang membangun. Sehingga kebaikan akan datang secara teratur. Jangan menunggu penilaian tahunan untuk meningkatkan produktivitas tim Anda. Jangan lupa untuk meminta umpan balik tentang Anda juga sehingga akan terjalin relasi yang positif.

4. Akui kesalahan

Anda harus sadar, sebagai manusia juga memiliki kelemahan sekalipun seorang pemimpin. Akui kesalahan yang Anda lakukan dan ingatkan pekerja. Seringkali sebagai pemimpin, seseorang akan bersikap pura-pura tidak tahu karena takut dinilai negatif. Mintalah umpan balik agar Anda tahu apa yang harus dilakukan lain kali.

1 of 2
Bersosialisasi

Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda menjadi seorang pemimpin yang menyenangkan.
5. Bersosialisasi

Bukan berarti Anda harus menghabiskan setiap kesempatan untuk tim. Melainkan, Anda perlu membuat beberapa waktu minimal setiap minggu untuk tetap terhubung dengan orang-orang dalam tim.

Anda bisa pergi minum kopi bersama, dan membicarakan tentang diri masing-masing. Memiliki hubungan sosial yang lebih dalam akan membangun hubungan yang mendorong perilaku positif.

6. Positif

Perlu diingat bahwa perilaku positif bisa menular, sama seperti perilaku negatif. Berkeliaran di kantor dengan wajah yang masam tidak akan memberikan suasana yang kondusif. Sebaliknya, tim Anda akan merasa risih dengan hal ini.

Pastikan bahwa Anda selalu bersikap positif. Perilaku optimis mencerminkan hal yang baik pada diri Anda, juga membuat sekeliling bahagia. Ingatlah, antusiasme itu menular, sehingga membuat kinerja tim membaik.

7. Tidak menyalahkan

Jangan melepas tanggung jawab pada karyawan. Sebagai pemimpin sebuah tim, maka Anda harus bertanggung jawab secara penuh untuk kesuksesan, maupun kegagalan mereka.

Pemimpin yang hebat tidak serta merta membiarkan karyawan mereka, tidak beraturan, melainkan mengaturnya dengan baik. Tentu saja bila seseorang bersalah, maka dia harus bertanggung jawab. Tetapi, sebagai pemimpin Anda harus memberikan contoh yang baik untuk menyelesaikan masalah daripada menyalahkan seseorang tidak karuan.

8. Hargai karyawan

Rasanya 24 jam tidak pernah cukup bagi seseorang untuk bekerja. Meskipun sedang liburan, terkadang seseorang tetap melakukan pekerjaannya, atau bahkan untuk mengecek email dari kantor. Tentunya hal ini akan membuat Anda sendiri kelelahan.

Parahnya, banyak karyawan yang mengakui bahwa kebiasaan tersebut adalah wajar untuk para pekerja. Jadi, berikanlah mereka waktu untuk istirahat untuk tetap memastikan tim Anda dalam keadaan fit. Akui usaha mereka dengan memberikan waktu istirahat lebih panjang, atau waktu libur sehari. (Shabrina Aulia Rahmah/Nrm)

8 Tips Hemat Uang yang Bebas Stres

Mar 09, 2016, 19:45 WIB liputan6

Liputan6.com, Jakarta - Baru juga gajian, tapi belum masih pertengahan bulan angkanya sudah mau habis. Padahal belum sempat membeli barang-barang yang diinginkan.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Apa sebenarnya yang salah hingga menyebabkan uang begitu cepat habis?

Tidak perlu banyak bertanya, karena jawabannya jelas, Anda menggunakan uang tersebut tanpa perencanaan yang jelas. Terkadang, Anda sadar kalau sudah menggunakan uang tanpa memikirkan baik dan buruknya, yang penting senang saja. Kalau sudah begitu, hanya satu hal yang mesti dilakukan, yaitu berhemat.

Akan tetapi berhemat tidak selalu identik dengan hal yang membosankan kok. Berhemat juga bisa dilakukan tanpa perlu membuat stres diri sendiri. Bagaimana caranya? Ini dia pembahasannya seperti dikutip dari www.cermati.com, Rabu (9/3/2016):

1. Bawa bekal

Untung kalau Anda masih tinggal dengan orang tua. Urusan makanan masih terjamin. Lebih baik lagi bila Anda membawa bekal dari rumah untuk mengurangi pengeluaran makan. Selain hemat, makanan rumah juga lebih sehat dan cocok di lidah.

2. Menu sharing

Kalau bosan dengan makanan yang itu-itu saja dari rumah, Anda tidak perlu khawatir. Ajak teman membawa bekal juga, dan ajak dia untuk share makanan dengan Anda. Alhasil, Anda bisa mendapatkan menu makanan yang lebih bervariatif dan tentu bisa belajar cara membuatnya dari teman.

3. Pilih transportasi murah

Kalau Anda terbiasa naik taksi, coba ganti dengan kendaraan lain yang lebih murah seperti naik ojek. Apalagi sekarang sudah ada ojek online yang murah dan nyaman. Banyak pilihan dan harganya pun kompetitif.

Kalau mau lebih hemat lagi, Anda bisa naik bus. Harganya yang ekonomis dipastikan bisa membantu Anda menghemat uang bulanan. Ada pula kereta commuter, harga tiketnya tidak mahal maksimal Rp 5.000.

4. Perawatan di rumah

Ini lagi tren dilakukan warga di ibu kota. Sekarang banyak masyarakat terutama wanita yang rela membeli beragam alat kecantikan agar tidak perlu lagi ke salon untuk melakukan beberapa perawatan yang bisa dilakukan sendiri.

Dengan begitu, pengeluaran ke salon hanya perlu dilakukan untuk perawatan yang sifatnya mesti dibantu orang lain saja. Memang, modal awalnya cukup besar, tapi efek ke depannya bisa membuat Anda berhemat cukup besar.

1 of 2
Selanjutnya

Begini caranya supaya tak kehabisan uang saat belanja.
5. Bawa uang secukupnya

Semakin sedikit uang yang Anda bawa, maka akan semakin sedikit keinginan untuk membeli suatu barang. Secara otomatis, ini akan menekan keinginan Anda untuk berbelanja.

Selain itu, jangan bawa kartu kredit, karena itu akan memancing Anda untuk belanja karena fungsi alat itu yang ditujukan untuk mengganti transaksi dengan uang tunai. Selain itu, untuk berhemat, kegiatan ini juga berfungsi untuk memberi rasa aman bagi Anda.

6. Biasakan membuat daftar belanja

Kalau tidak ada daftar belanja, yakinlah kalau Anda bakal mengambil semua barang yang Anda inginkan tanpa memandang itu diperlukan atau tidak.

Di sinilah letak pentingnya membuat daftar belanja, karena dia akan membuat kita fokus untuk memenuhi kebutuhan lebih dulu dari hal-hal lain yang sifatnya bisa dinanti-nantikan.

Akan tetapi membuat daftar belanja saja kadang tidak cukup, karena terkadang kita tidak disiplin dengan apa yang sudah direncanakan sejak awal. Jadi, kuatkan mental, dan disiplinlah untuk tidak selalu mengikuti keinginan Anda.

7. Diskon itu wajib

Sebagian dari Anda, terutama para wanita pasti akan selalu tertarik dengan yang namanya diskon. Tidak ada yang salah dengan diskon, malahan itu adalah kabar gembira. Program ini bisa membantu Anda untuk menghemat pengeluaran.

Sayangnya, ini menjadi semacam jebakan agar Anda mau belanja lebih banyak karena harga barang yang dijual menjadi lebih murah.

Untuk itu, tetaplah disiplin meskipun Anda sudah membeli barang diskonan. Jangan buat kegiatan berhemat Anda rusak hanya karena berlebihan belanja barang diskon.

8. Manfaatkan hiburan gratis

Semua orang juga butuh hiburan. Namun, seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi, semakin banyak juga jenis hiburan baru. Sayangnya, uang yang mesti dikeluarkan untuk menikmati hiburan itu juga tidak sedikit, malah cenderung mahal.

Karena itu, manfaatkan tempat-tempat hiburan gratis seperti taman kota yang memang disediakan khusus dari pemerintah bagi masyarakat. Anda juga bisa melakukan kegiatan menyenangkan di rumah seperti memasak masakan baru, ataupun menonton film dari dvd di rumah.

Berhemat Tidak Selalu Membosankan

Nah, sudah tahu kan cara berhemat tanpa membuat Anda stres? Lakukan semua yang ada di atas, dan disiplin terhadap penggunaan uang. Jangan buat keuangan Anda hancur hanya karena tidak bisa mengaturnya dengan baik. Jadi, ayo berhemat. (Ahm/Ndw)

Selasa, 31 Mei 2016

Ingin Jadi Pemimpin Hebat, Gunakan 8 Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi pemimpin yang bisa membuat karyawan semangat bekerja, merupakan suatu prestasi yang bagus.

Selain membangun kinerja yang baik, menjadi pemimpin yang menginspirasi juga bisa membangun relasi yang baik antara Anda dengan pegawai. 

Melansir Michaelpage.co.id, Rabu (23/3/2016), berikut adalah 8 cara yang harus Anda lakukan agar menjadi bos yang menginspirasi. Apa saja?

1. Tulus

Pikirkanlah lagi, Anda berada dalam posisi dengan pemilik kekuasaan tertinggi. Jelas Anda harus memproyeksikan citra sempurna. Namun kesempurnaan menurut Anda, belum tentu dianggap hal yang sah untuk beberapa orang.

Sementara itu Anda tidak bisa memaksakan setiap orang bisa memahami. Oleh karena itu, bersikap lah tulus pada karyawan dan jadi apa adanya.

Bagaimanapun sikap buruk Anda, bila bersikap tulus, maka akan timbul koneksi pribadi yang akan membuat karyawan mengakui Anda.

2. Dengar dan belajar

Pastikan Anda meluangkan waktu untuk menjalin hubungan dengan tim. Lakukan upaya agar Anda mendengarkan setiap masalah yang dimiliki setiap individu.

Banyak orang menyukai pemimpin yang peduli pada karyawannya. Dengan begitu mereka akan merasa dihargai sehingga melakukan pekerjaan dengan lebih baik.

Untuk memberikan bimbingan pada karyawan Anda, lupakan segala teknologi. Sebaliknya, lakukan tutor dengan bertatap mata.

3. Beri dan terima saran

Ini adalah salah satu faktor yang penting karena tanpa umpan balik, Anda akan mengalami gangguan komunikasi. Biarkan anggota tim mengetahui bagaimana kinerja mereka dengan cara yang jujur dan membangun.

Orang umumnya bersedia menerima dan bertindak atas umpan balik yang membangun. Sehingga kebaikan akan datang secara teratur. Jangan menunggu penilaian tahunan untuk meningkatkan produktivitas tim Anda. Jangan lupa untuk meminta umpan balik tentang Anda juga sehingga akan terjalin relasi yang positif.

4. Akui kesalahan

Anda harus sadar, sebagai manusia juga memiliki kelemahan sekalipun seorang pemimpin. Akui kesalahan yang Anda lakukan dan ingatkan pekerja. Seringkali sebagai pemimpin, seseorang akan bersikap pura-pura tidak tahu karena takut dinilai negatif. Mintalah umpan balik agar Anda tahu apa yang harus dilakukan lain kali.

1 of 2
Bersosialisasi

Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda menjadi seorang pemimpin yang menyenangkan.
5. Bersosialisasi

Bukan berarti Anda harus menghabiskan setiap kesempatan untuk tim. Melainkan, Anda perlu membuat beberapa waktu minimal setiap minggu untuk tetap terhubung dengan orang-orang dalam tim.

Anda bisa pergi minum kopi bersama, dan membicarakan tentang diri masing-masing. Memiliki hubungan sosial yang lebih dalam akan membangun hubungan yang mendorong perilaku positif.

6. Positif

Perlu diingat bahwa perilaku positif bisa menular, sama seperti perilaku negatif. Berkeliaran di kantor dengan wajah yang masam tidak akan memberikan suasana yang kondusif. Sebaliknya, tim Anda akan merasa risih dengan hal ini.

Pastikan bahwa Anda selalu bersikap positif. Perilaku optimis mencerminkan hal yang baik pada diri Anda, juga membuat sekeliling bahagia. Ingatlah, antusiasme itu menular, sehingga membuat kinerja tim membaik.

7. Tidak menyalahkan

Jangan melepas tanggung jawab pada karyawan. Sebagai pemimpin sebuah tim, maka Anda harus bertanggung jawab secara penuh untuk kesuksesan, maupun kegagalan mereka.

Pemimpin yang hebat tidak serta merta membiarkan karyawan mereka, tidak beraturan, melainkan mengaturnya dengan baik. Tentu saja bila seseorang bersalah, maka dia harus bertanggung jawab. Tetapi, sebagai pemimpin Anda harus memberikan contoh yang baik untuk menyelesaikan masalah daripada menyalahkan seseorang tidak karuan.

8. Hargai karyawan

Rasanya 24 jam tidak pernah cukup bagi seseorang untuk bekerja. Meskipun sedang liburan, terkadang seseorang tetap melakukan pekerjaannya, atau bahkan untuk mengecek email dari kantor. Tentunya hal ini akan membuat Anda sendiri kelelahan.

Parahnya, banyak karyawan yang mengakui bahwa kebiasaan tersebut adalah wajar untuk para pekerja. Jadi, berikanlah mereka waktu untuk istirahat untuk tetap memastikan tim Anda dalam keadaan fit. Akui usaha mereka dengan memberikan waktu istirahat lebih panjang, atau waktu libur sehari. (Shabrina Aulia Rahmah/Nrm)

5 Cara Naik Jabatan Tanpa Harus Minta ke Bos Anda

Liputan6.com, Jakarta - Naik jabatan merupakan keinginan setiap pegawai. Akan tetapi hal ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Selain harus bekerja keras, Anda pun terkadang harus mengeluarkan jurus tertentu agar bos bisa tertarik dengan usaha yang selama ini dilakukan.

Namun jangan khawatir, Anda tetap mampu mewujudkan keinginan untuk naik jabatan dengan lima langkah mudah ini. Apa saja? Berikut ulasannya mengutip themuse.com, Rabu (24/2/2016):

1. Konsisten melakukan pekerjaan lebih baik

Melampaui ekspektasi yang diharapkan atasan merupakan langkah awal yang dapat Anda lakukan. Namun ini saja tidaklah cukup. Coba lakukan pekerjaan tambahan di waktu orang-orang tidak melakukannya.

2.Berkeinginan besar untuk belajar, bukan mencari status

Atasan akan lebih menghargai pegawai yang selalu memiliki keinginan untuk berkembang lebih baik. Kemampuan ini dapat dinilai dari keinginannya yang besar untuk terus belajar dan tidak takut dalam menghadapi masalah.

Pegawai yang hanya mengejar status yang tinggi dibanding mereka yang terus menerus ingin belajar malah akan memberi kesan negatif tersendiri.

3. Terus menerus memperbaiki diri

Sudah pasti banyak pelajaran yang dapat Anda manfaatkan dari perjalanan karir Anda kini. Manfaatkanlah pelajaran tersebut untuk terus menerus memperbaiki diri dan berkembang ke arah yang lebih baik.

Saat Anda mampu untuk memanfaatkan hal ini dengan baik, maka Anda pun akan sampai ke level pekerjaan yang lebih baik. Disinilah nantinya atasan Anda akan mulai tertarik dengan usaha keras yang sudah dilakukan.

1 of 2
Selanjutnya

Cara-cara ini ampuh untuk mengatasi kebosanan di kantor.
4. Incar proyek jangka panjang

Pekerjaan yang membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan pastinya memiliki struktur yang lebih kompleks. Dengan berkontribusi untuk menjalankan diri Anda di proyek macam ini maka nantinya Anda pun dapat belajar lebih banyak.

Satu hal yang perlu diingat adalah, Anda pastinya ingin untuk bisa berkembang lebih baik setiap hari. Terbiasa untuk mengurus pekerjaan seperti ini secara tidak langsung akan meningkatkan kemampuan Anda nantinya.

5. Biasakan bekerja dalam tim

Posisi menengah dalam sebuah perusahaan biasanya akan mengharuskan Anda untuk dapat bekerja dalam tim. Demi mampu mencapai target tertentu, dibutuhkan kolaborasi yang hebat antara anggota tim.

Cobalah untuk mengeluarkan kemampuan terbaik Anda agar nantinya tim Anda mampu mencapai hasil maksimal. Selain itu, dengan memunculkan potensi besar dalam diri maka secara tidak langsung dapat mempengaruhi rekan kerja lain untuk bekerja lebih baik. (Vna/Ndw)

5 Cara Jadi PNS Teladan Jika Tak Ingin Dipecat

Liputan6.com, Jakarta Ternyata, sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil atau PNS, pemecatan atau pensiun dini bisa terjadi. Kabar mengenai Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang tengah melakukan penataan terhadap PNS bikin banyak pegawai berdebar. Untuk menjadi pegawai PNS, seseorang harus melewati berbagai tahap ujian yang sulit, tentu siapa pun tak ingin mengalami pensiun dini.

Aparatur negara yang memiliki kinerja buruk dan menghambat pelayanan publik di tanah air menjadi latar belakang rencana PANRB yang akan merumahkan 1 juta PNS dalam periode 2017-2019. Tentu saja pemerintah tidak akan sembarangan melakukan pemecatan, namun ada kriteria tertentu yang akan jadi dasar penilaian. Anda tak ingin jadi salah satu pegawai yang pensiun dini? Simak 5 cara untuk jadi pegawai teladan dan terhindari dari pemecatan.

1. Memiliki kompetensi dan kinerja tinggi

Pegawai dengan kualitas ini tidak akan dipecat, justru akan dipertahankan bahkan dipromosikan. Jangan menghindar dari tugas-tugas yang diberikan atasan, dan jangan takut bekerja beberapa jam lebih lama atau lembur. Pastikan Anda mengusai bidang yang Anda kerjakan dan dapat memberikan kontribusi positif dimana Anda bekerja.

2. Tak takut menerima kritik dan saran

PNS yang baik adalah pegawai yang selalu ingin berkembang dan siap memperbaiki kinerja di kantor. Jangan takut atau tersinggung saat seseorang memberikan kritik dan saran kepada Anda, terutama jika hal tersebut berasal dari atasan. Kritik dan saran dari atasan dapat membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan penting.

3. Jujur dan berintegritas

Jika Anda menemukan rekan kerja yang bermasalah, langkah yang tepat untuk tempat Anda bekerja adalah tentu mengingatkannya. Jika setelah peringatan dari Anda ia tetap tidak berubah, maka Anda wajib melaporkannya. Pegawai yang jujur dan berintegritas akan menjadi pegawai yang dapat dipercaya oleh atasan. Kepercayaan dari atasan bukanlah hal yang mudah untuk didapatkan, untuk itu Anda harus selalu menjaga kepercayaan yang diberikan atasan kepada Anda dengan baik.

4. Dapat diandalkan

Pegawai yang dapat diandalkan tentu akan dipertahankan oleh atasan. Jika Anda dipercaya oleh atasan untuk mengerjakan tugas-tugas yang sulit bahkan menyelesaikannya dengan gemilang, Anda tak akan menjadi salah satu pegawai yang dilepaskan. Tunjukkan kepada atasan bahwa Anda tak takut dan mampu mengerjakan tugas yang sulit. Hal ini justru akan menjadi tantangan bagi Anda, dan akan melatih Anda menjadi pegawai yang semakin terampil dan berkemampuan baik. Promosi pun akan ada di depan mata.

5. Menggunakan waktu dengan produktif

Banyak PNS yang dianggap merugikan negara karena tidak dapat melakukan tugas dalam waktu yang seharusnya, sehingga banyak waktu terbuang tanpa ada pekerjaan yang terselesaikan dengan baik. Anda harus menunjukkan bahwa Anda bekerja secara efektif dan efisien, serta tidak membuang-buang waktu dalam melakukan pekerjaan. Jangan pernah menunda-nunda pekerjaan, Anda harus menjaga fokus dan menghilangkan berbagai gangguan dalam pekerjaan seperti terlalu banyak memegang ponsel.

Kamis, 26 Mei 2016

Jauhi 3 Hal Ini ketika Ada Penilaian Kinerja

TES evaluasi kinerja adalah saat-saat menegangkan. Ini adalah penentuan karier Anda apakah akan dilanjutkan atau berhenti sesuai kontrak kerja. Jika Anda menghadapi step ini, jangan pernah melakukan hal ini ketika tes tersebut berjalan.

Jangan berdebat

Ketika sedang dalam tes evaluasi pekerjaan memang momen yang pas untuk menyiratkan semua pikirkan Anda, tetapi tak hanya itu Anda juga harus mendengarkan atasan. Jika Anda merasa tak setuju dengan apa yang ia bicarakan utarakan kebenarannya namun jangan berdebat.

Jangan menyalahkan orang lain

Bila ada penilaian mengenai pekerjaan Anda yang salah, jangan menyalahkan orang lain. Terima dan jangan berbicara hal-hal yang negatif.

Jangan terlihat bodoh karena emosional

Jangan menangis! Ketika Anda sedang dalam pertemuan untuk mengevaluasi pekerjaan dengan atasan jangan biarkan setetes air mata keluar. Ini akan membuat Anda terlihat lemah, cukup terima apa yang atasan bicarakan dengan elegan dan tanyakan solusinya. Demikian dilansir Idiva, Kamis (26/5/2016). (vin)

Bisnis dengan Keluarga Bermasalah, Ini Solusinya

DALAM bisnis siapa saja bisa menjadi kolega, termasuk saudara atau keluarga sendiri. Namun sering kali ditemukan kasus di mana ikatan keluarga justru membuat masalah dalam bisnis. Jika Anda ingin melakukan bisnis bersama keluarga, utamakan tiga hal berikut yang dijelaskan oleh konglomerat dan pengusaha sukses, Sandiaga Uno kepada Okezone, belum lama ini di Jakarta.

Jaga integritas

Integritas terdiri dari kejujuran dan kepercayaan, jika tiba-tiba Anda atau keluarga melakukan kecurangan sudah jelas tak memiliki integritas. Junjung tinggi nilai penting ini, agar bisnis berjalan lancar dan meraih kesuksesan.

Buat batasan yang jelas

Urusan bisnis ya bisnis, jika sudah tercampur dengan “asas kekeluargaan” bukan untuk Anda, malah akan buntung. Untuk itu buat batasan yang jelas dengan keluarga yang akan menjadi partner bisnis Anda.

Buat perjanjian tertulis

Perjanjian tertulis wajib hukumnya untuk dibuat. Bahkan, buatlah perjanjian dengan kekuatan hukum. Bukan berlebihan tetapi mengantisipasi hal buruk terjadi, ini akan menguntungkan kedua belah pihak. (vin)

Kamis, 19 Mei 2016

5 Hal Penting Wajib Diperhatikan Sebelum Buka Cabang Kuliner

MEMBUKA cabang baru merupakan satu langkah baik dalam perkembangan bisnis. Khususnya pada bisnis kuliner, sejumlah pokok bahasan yang harus dipahami pelaku usaha agar bisnis barunya itu menyamai kesuksesan cabang pertama.

Apa saja? Berikut pemaparan singkatnya seperti dikatakan Danis Puntoadi, founder dari CRP Group yang menaungi 3 restoran yang sedang nge-hits di Ibu Kota.

Konsisten

Hal yang paling sulit dalam berbisnis kuliner adalah konsistensi. Hal itu merujuk pada fungsi kontrol dari cabang utama ke cabang baru.

Mulai dari pelayanan, kualitas makanan, bahan baku, distribusi, cita rasa dan lain sebagainya harus dijaga ketat. Hal itu tak hanya berdampak pada citra restoran dimata pelanggan, tapi juga menjaga kepercayaan pelanggan terhadap produk yang ditawarkan.

Pikirkan distribusi

Ketika membuka cabang baru di lokasi yang cukup jauh. Pikirkan bagaimana distribusi bahan baku. Ini merupakan satu hal penting, dan usahakan kualitasnya selaras dengan gerai utama.

"Kebanyakan resto besar mereka punya distributor bahan utama di setiap wilayah. Mereka selalu survei dan audit sehingga kualitasnya sama dan minimal menyerupai," jelasnya.

Pastikan standart operasional berjalan lancar

Memiliki cabang baru, bukan berarti dilepas begitu saja. Tetap lakukan kontrol produk, kualitas makanan, hingga pelayanan.

Pastikan standart operasional yang berlaku dijalankan dengan baik.

"Pelaksanaan SOP harus berjalan ketat. Karena kalau tidak ada fungsi kontrol, terkadang dengan berbagai alasan ada SOP yang tidak dijalankan. Kontrol dengan baik, bahkan kalau perlu lakukan survey," tegasnya.

Lokasi strategis

Buat produk jadi booming di pangsa pasar baru. Lihat juga tren di daerah itu seperti apa. Seleranya, apa yang dibutuhkan. Kemudian pastikan lokasinya strategis, karena menurut Danis, lokasi punya peranan penting dalam bisnis kuliner.

"Lokasi itu effortnya 60 persen dibanding faktor lainnya. Dengan lokasi yang strategis maka akan lebih meminimalisir upaya komunikasi seperti promo ke media dan lain sebagainya," pungkas dia. (ndr)

3 Kunci Sukses Bisnis Kuliner Rumahan

PADA umumnya, membangun bisnis kuliner itu sama. Baik bisnis kecil (rumahan) atau pun skala industri punya pola yang serupa.

Karena bisnis kuliner skala industri itu didukung dengan profesional memadai, maka akan lebih mulus ketika produk diluncurkan. Lantas bagaimana dengan bisnis kuliner rumahan? Berikut kunci suksesnya seperti dikatakan Danis Puntoadi, Founder dari CRP Group yang menaungi tiga restoran populer di Indonesia di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan.

Pastikan kualitas produk

Kualitas produk merupakan kunci sukses pada bisnis kuliner rumahan. Hal ini mencakup kebersihan, cita rasa, kualitas makanan guna membangun kepercayaan pada pelanggan.

Pahami kebutuhan pelanggan

Bicara soal rasa sebenarnya hal itu relatif. Karena setiap pelanggan punya selera masing-masing.

Hal yang perlu digali lagi adalah kebutuhan pelanggan. Pasalnya kebanyakan orang akan selalu mencari sesuatu yang mereka butuhkan. Oleh sebab itu, pahami target market dan apa yang dibutuhkan mereka.

Promosi

Tak perlu repot akan promosi. Saat ini segala sesuatunya akan lebih mudah. Bisa lewat media sosial yang dampaknya saat ini lebih besar dan menguntungkan. Sehingga tak perlu biaya besar dalam segi promosi. (ndr)

Senin, 11 April 2016

Trik Pahami Polis Asuransi dalam 30 Menit

Liputan6.com, Jakarta - Tantangan terberat saat membeli asuransi rupanya bukan konsistensi dalam membayar premi, melainkan membaca dan memahami polis.

Kalimat panjang hingga berlembar-lembar yang ditulis dalam huruf-huruf kecil membuat banyak orang malas meluangkan waktu untuk membacanya.

Padahal, tidak membaca dan memahami polis merupakan blunder paling fatal bagi orang yang ingin dilindungi asuransi. Apesnya, Anda bisa salah paham dan tidak mendapatkan keuntungan yang selama ini Anda anggap ada.

Baca Juga

Boleh Ditiru, Inilah Kebiasaan Hemat Para Tokoh Dunia
7 Kalimat “Sakti” Saat Teman Mau Pinjam Uang Tapi Tidak Dikembalikan
Trik Pakai Kartu Kredit Tapi Bebas Utang
Sebaiknya, polis memang harus dibaca tuntas. Namun, dalam keadaan mendesak, sebenarnya ada trik untuk memahami polis dalam waktu singkat. Anda cukup luangkan waktu 30 menit. Berikut ini caranya seperti dikutip dari www.cekaja.com, Sabtu (9/4/2016):

1. Tidak perlu baca semua

Polis asuransi memang tebal dan biasanya ditulis dengan bahasa yang tidak lugas. Untuk membacanya secara tuntas memang dibutuhkan waktu lama. Tak heran jika perusahaan asuransi memberikan waktu tunggu untuk membaca polis hingga 14 hari.

Namun, dalam keadaan mendesak Anda bisa menyingkat waktu. Caranya, lewatkan bagian-bagian yang kurang penting namun fokuskan waktu Anda untuk membaca bagian yang paling penting. Di bawah ini, kita akan membahas bagian mana saja pada polis asuransi yang membutuhkan perhatian ekstra.

2. Baca data polis

Pada bagian ini terdapat informasi mengenai pemegang polis, nama tertanggung, jumlah premi dan nama penerima manfaat atau ahli waris serta jumlah uang pertanggungan yang akan diterima jika terjadi risiko. Baca dua kali bagian ini agar tidak ada kesalahan apalagi yang mendasar seperti nama tertanggung atau nama penerima manfaat.

1 of 2
Selanjutnya

Ilustrasi Asuransi Kesehatan (iStockphoto)
3. Baca bab ketentuan khusus

Bagian ini menjelaskan risiko-risiko yang bisa dijamin dan tidak dijamin atau dikecualikan. Anda harus memahami bagian untuk mengetahui sampai sejauh mana perusahaan asuransi melindungi Anda.

Pahami juga syarat dan ketentuan yang biasanya dituliskan di bagian ini. Contoh paling populer adalah klaim asuransi anak musisi Ahmad Dhani yang ditolak perusahaan asuransi.

Meski Dhani tidak pernah lalai membayar premi, rupanya dia tidak membaca klausul ketentuan khusus yang menjelaskan hal pengecualian. Dalam kasus ini pengecualian tersebut adalah pihak tertanggung yang melanggar aturan lalu lintas.

4. Baca bagian pembiayaan

Untuk asuransi jenis unitlink, akan ada penjelasan mengenai pembagian premi pada dua peruntukkan: investasi dan asuransi. Jangan tandatangani polis sebelum Anda memahami bagian ini. Pada asuransi unitlink, premi yang Anda setorkan akan dialokasikan untuk investasi dan manfaat asuransi.

Persentasenya ditentukan oleh Anda sendiri. Biasanya, saat Anda mendapat penjelasan dari sales asuransi, mereka akan memberikan estimasi prospek keuntungan yang bisa diperoleh. Banyak nasabah asuransi tidak memahami penjelasan tersebut hanyalah ilustrasi.

Sebab, dalam kenyataannya manfaat investasi yang Anda terima bisa sesuai atau justru tidak sesuai. Hal ini sangat bergantung pada kondisi pasar keuangan. (Ahm/Nrm)

Mau Sukses Bisnis Kuliner? Kuasai 3 Hal Ini

Liputan6.com, Jakarta - Bisnis kuliner kini menjadi area yang banyak diincar para pemburu untung karena peluangnya yang menjanjikan. Hal itu mengingat banyak wisatawan yang sengaja pergi ke suatu daerah hanya demi mencicipi makanan khasnya saja.

Menurut CEO sekaligus pendiri Fox Restaurant Concepts, Sam Fox, seperti dilansir dari laman Business Insider, Sabtu (9/4/2016), bisnis kuliner sangat menyenangkan lantaran tak hanya dapat membuat orang bahagia, para pemiliknya juga dapat mencicipi berbaga cita rasa makanan baru. Namun tak semua orang dapat mendirikan restoran dan sukses.

Menurut Fox, Anda harus terlebih dulu sering bersentuhan dengan dapur dan mengenal dengan baik seluk beluk bisnis di sebuah restoran. Singkatnya, berikut tiga hal yang harus dikuasai para pengusaha yang ingin mencoba bisnis kuliner:

1. Pernah bekerja di restoran

Jika Anda tak pernah bekerja di restoran, maka bekerjalah di sana sebelum Anda memulai bisnis kuliner. Anda harus bekerja di dapur dan membuat dapur layaknya sebagai rumah Anda.

3. Punya modal cukup

Bisnis makanan selalu berkaitan dengan inovasi rasa baru yang tak bisa diselesaikan hanya dalam waktu satu atau dua bulan. Pastikan Anda memiliki modal yang cukup untuk melihat perkembangan restoran dari pembukaan hingga enam bulan pertama.

Tak cukup sampai di situ, pengembangan sajian makanan juga perlu diperhatikan dari enam bulan pertama hingga satu tahun. Hal ini sangat penting mengingat bisnis makanan terpusat pada selera para pelanggan.

3. Punya pengetahuan bisnis dan makanan

Pastikan Anda juga memiliki pengetahuan yang cukup baik dari segi bisnis maupun segi restoran. Di zaman sekarang ini, sangat sulit menemukan orang yang memiliki keahlian ganda, antara makanan dan bisnis.

Memiliki bisnis restoran sangat menarik mengingat makanan yang lezat selalu dapat membuat orang merasa ceria mencicipinya.

Kalimat Ini Tak Pernah Diucapkan Orang yang Paham Uang

Liputan6.com, Jakarta - Pengetahuan soal mengelola keuangan memang penting. Karena pengetahuan ini bisa menentukan apakah Anda bisa tetap kaya atau sebaliknya.

Misalnya meski Anda punya uang Rp 1 miliar tapi tidak tahu cara mengelola, uang Anda bisa habis dengan cepat tanpa Anda sadari.

Sudah banyak selebritas Hollywood yang bangkrut gara-gara tidak bisa manajemen uang yang buruk atau terlilit utang.

Baca Juga

Boleh Ditiru, Inilah Kebiasaan Hemat Para Tokoh Dunia
7 Kalimat “Sakti” Saat Teman Mau Pinjam Uang Tapi Tidak Dikembalikan
Trik Pakai Kartu Kredit Tapi Bebas Utang
Sebut saja Michael Jackson, Nicolas Cage, dan Kanye West. Nah, jika Anda mengaku sebagai orang yang paham soal uang, Anda pasti tidak akan mengatakan kalimat berikut seperti dikutip dari www.cekaja.com, Minggu (10/4/2016).

“Aku tidak punya uang untuk ditabung”

Memang, semakin sedikit uang yang Anda hasilkan, semakin sulit pula untuk menabung. Tapi selama Anda sudah memiliki tempat layak untuk tinggal dan cukup makanan, Anda tetap bisa menyisihkan sedikit untuk ditabung.

Masalahnya apakah Anda mau menabung atau tidak. Apalagi sebenarnya menabung adalah soal kebiasaan meski uang yang ditabung tidak seberapa.

“Berinvestasi terlalu rumit”

Tidak ada investasi yang instan. Karena itu, semuanya harus dipelajari. Sama halnya seperti menyelesaikan soal matematika. Awalnya terasa sulit, tapi setelah Anda menguasai rumus yang tepat, soal yang sulit jadi mudah. Seperti itulah investasi.

Orang yang paham soal uang, atau paling tidak ingin membuatnya tumbuh banyak, tak malas untuk belajar soal investasi. Mereka mencoba, gagal, lalu belajar dari kegagalan tersebut dan akhirnya menjadi investor.

“Yang penting sekarang, bukan nanti”

Orang yang paham soal uang bisa menyeimbangkan antara kebutuhan sekarang dan masa depan. Contohnya dengan memiliki simpanan darurat dan tabungan pensiun. Jadi, tetap sisihkan untuk masa depan namun jangan lupa untuk sedikit bersenang-senang di masa sekarang.

“Seandainya aku punya X, aku pasti sangat bahagia”

Uang bisa dipakai untuk banyak hal sehingga kadang menciptakan kebahagiaan semu. Jika aku punya X, maka aku bisa melakukan Y, dan aku akan bahagia.

Mungkin ya, untuk sementara. Masalahnya adalah setelah Anda mendapatkan Y, kepuasaan itu hanya bertahan sebentar. Setelah itu Anda mulai melirik Z, dan seterusnya. Intinya uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan.

“Aku tidak mampu membelinya”

Istilah ‘mampu’ memang subjektif alias tergantung pada setiap orang. Maksudnya, bahkan orang terkaya di dunia seperti Bill Gates pun pasti punya batasan. Mungkin dia bisa punya kebun binatang pribadi atau membeli pulau pribadi. Namun dia tidak bisa menciptakan stasiun luar angkasa yang bisa membawanya ke bulan kapan saja.

Manajemen uang adalah tentang membuat pilihan. Dari pada berpikir apa yang tidak bisa Anda beli, berpikirlah dari perspektif apa yang mampu Anda beli. Jika Anda ingin keliling dunia, mungkin Anda mampu, asalkan menjual rumah atau mobil atau menghabiskan semua tabunganmu.

Kalau Anda ingin pensiun dini, Anda bisa mewujudkannya, tapi artinya Anda harus lebih sering ambil lembur dan sedikit lembur.

Orang yang paham soal uang akan mencari tahu biaya yang dibutuhkan dan melakukan apa yang diperlukan untuk membelinya, bukan hanya sekadar berkhayal. (Ahm/Ndw)